Zinedine Zidane akan berusaha mewujudkan kembali magisnya sebagai pelatih Real Madrid saat timnya bersua Liverpool di final Liga Champions, Minggu (27/5) dini hari WIB nanti. Zidane sudah pernah membawa Real Madrid ke dua final sebelumnya (2015/16 dan 2016/17) dan berhasil keluar sebagai juara.

Namun bagi Zidane laga kali ini akan lebih sulit daripada dua final sebelumnya. Zidane juga tidak pernah sekalipun memandang Liverpool sebagai tim yang lebih lemah daripada tim-tim yang dikalahkan Madrid di fase gugur (PSG, Juventus, Bayern Munchen) musim ini.

“Ini mungkin adalah final paling sulit bagi kami. Pastinya kami tidak berpikir bahwa Liverpool lebih lemah daripada tim-tim lain, karena mereka tidak demikian. Mereka mendapatkan final ini karena performa hebat mereka,” tegas Zidane di laman resmi realmadrid.

“Mereka bermain dengan baik dan mengalahkan tim-tim hebat. Memang sudah cukup lama sejak terakhir kali mereka mencapai final, tapi ini adalah klub dengan sejarah hebat dan memahami cara yang tepat untuk bermain di pertandingan seperti ini.”

Dikatakannya, sebagai tim Inggris Liverpool memiliki kekuatan lebih dalam hal fisik para pemainnya. Tapi menurut Zidane kekuatan Liverpool yang lebih berbahaya adalah kecepatan serangan balik mereka.

“Kami harus mencapai level terbaik kami, bukan hanya secara fisik. Mereka adalah tim Inggris, jadi mereka tidak akan pernah menyerah.”

“Mereka tidak hanya bergantung pada kekuatan fisik saja, tapi juga teknik apik mereka dengan kecepatan tinggi dan pemain-pemain hebat,” tutup Zidane