Pelatih Liverpool FC, Juergen Klopp mengaku tak bisa berkata atas blunder sang kiper The Reds, Loris Karius pada final Liga Champions.

Liverpool FC harus mengubur mimpi mengoleksi trofi Piala/Liga Champions keenam.

The Reds kalah 1-3 dari Real Madrid dalam laga final di Stadion Olimpiyskiy, Kyiv, Ukraina pada Sabtu (26/5/2018) atau Minggu dini hari WIB.

Satu gol Liverpool diciptakan oleh Sadio Mane pada menit ke-55.

Namun, mereka tak mampu membendung keganasan El Real yang melesatkan tiga golnya via Karim Benzema (51′) dan Gareth Bale (64′ dan 83′).

Pilu bagi suporter The Reds sebab sang pemain bintang, Mohamed Salah, yang dielu-elukan bisa berbuat banyak, keluar lapangan lebih cepat.

Salah cedera setelah duel dengan bek Los Blancos, Sergio Ramos, dan ditarik keluar pada awal laga.

Kekecewaan pun bertambah setelah sang kiper, Loris Karius tampil payah dan menjadi borok lini pertahanan Liverpool, atas dua gol lesakan Bale.

Pertama, Karius salah melempar bola umpan sehingga dihadang Benzema dan masuk ke gawang.

Kedua, kiper 24 tahun tersebut gagal menghalau bola tendangan Bale yang dinilai tak terlalu keras.

Kala laga berakhir, Karius menangis sesenggukan mengelilingi lapangan sambil memohon maaf kepada seluruh pendukung.

Kesalahan saya membuat kami kalah di laga final,” kata Karius dikutip BolaSport.com dari laman Talk Sport.

“Saya mohon maaf… maaf kepada semua orang,” ucap Karius dengan menangis.

Dalam sesi konferensi pers pasca-pertandingan, sang pelatih, Juergen Klopp, tak bisa berkomentar banyak atas dua blunder yang dilakukan Karius.

“Apa yang bisa saya katakan? Karius tahu itu, semua orang tahu, jadi cukup bagi saya,” ujar Klopp seperti dikutip BolaSport.com dari laman The Independent.

“Itu memang memalukan dalam laga genting seperti ini, setelah penampilan impresif kami selama satu musim. Saya sangat mengerti apa yang ia rasakan,” ucap pelatih 50 tahu.

“Meski begitu, ia adalah lelaki yang fantastis,” kata Klopp.