Real Madrid menegaskan dominasinya di pentas Liga Champions usai meraih hattrick juara secara beruntun. Sergio Ramos dan kawan–kawan merebut hattrick setelah mengalahkan Liverpool 3-1 di partai puncak, Minggu (27/5/2018) dinihari WIB.

Real Madrid pun kini telah meraih 13 gelar juara Liga Champions, terbanyak sepanjang sejarah turnamen ini. Madrid unggul enam trofi dari pesaing terdekat mereka, AC Milan yang telah mengoleksi tujuh trofi.

Melihat fakta tersebut, rasanya sulit untuk menghentikan dominasi Real Madrid di Liga Champions. Apalagi, skuat mereka pun tak banyak berubah.

Kendati demikian, hal itu tak menjadi alasan buat tim-tim besar Eropa lainnya untuk minder. Berikut, tiga tim yang punya kans menantang Real Madrid di Liga Champions musim depan.

Bayern Munchen punya kans untuk menantang Real Madrid dengan serius. FC Hollywood -julukan Munchen- adalah salah satu dari klub yang punya tradisi kuat di Liga Champions.

Munchen telah lima kali juara Liga Champions. Tiga di antaranya mereka raih secara beruntun yakni 1973/74, 1974/75, dan 1975/76.

Untuk musim depan, Munchen melakukan beberapa perubahan. Salah satunya adalah mendapuk pelatih Niko Kovac sebagai juru taktik. Kovac punya modal cukup bagus untuk melatih Munchen. Ya, pelatih asal Kroasia itu mengantarkan Eintracht Frankfurt juara DFB Pokal. Uniknya, yang jadi lawan Frankfurt di final adalah Munchen sendiri.

Manchester City – Sosok Pep Guardiola adalah alasan utama Manchester City masuk ke dalam kandidat penantang Real Madrid. Sudah bukan rahasia lagi bahwa Guardiola adalah salah satu pelatih jempolan. Sewaktu melatih Barcelona, Guardiola meraih 14 trofi. Dua di antaranya adalah trofi Liga Champions.

Total, Guardiola telah meraih 23 trofi selama berkarier sebagai manajer di level senior. Terkini, Guardiola baru saja mempersembahkan double winners bagi Manchester City musim lalu. Kecerdasan Guardiola mengolah strategi didukung oleh materi pemain yang mumpuni di setiap lini. Jangan heran, Manchester City pun diprediksi menjadi salah satu kandidat juara.

Barcelona – Tak lengkap rasanya jika tak menyebut Barcelona sebagai penantang serius Real Madrid. Di Liga Spanyol, Lionel Messi dan kawan-kawan sudah berhasil merebut gelar juara dari Madrid. Jelas, target selanjutnya adalah mengakhiri dominasi Madrid di Liga Champions musim depan. Barcelona punya materi yang lebih dari cukup untuk melakukan hal tersebut. Di lini depan, Lionel Messi dan Luis Suarez masih diandalkan untuk menggetarkan jala gawang lawan. Sementara itu, hilangnya Andres Iniesta bisa ditutupi Philippe Coutinho yang dibeli dari Liverpool Januari lalu.

Para pemain berkelas itu kemudian dikombinasikan racikan taktik Ernesto Valverde sebagai pelatih. Valverde sudah membuktikan kalau ia bukan pelatih sembarangan dengan meraih double winners.