Grup H melahirkan cerita menarik mengenai wakil mereka yang mampu lolos ke babak 16 Besar Piala Dunia 2018. Tim nasional Kolombia berhasil lolos ke babak 16 Besar dengan status sebagai juara Grup H.

Radamael Falcao dan kawan-kawan mampu mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan dan berhak finis di posisi puncak. Sementara timnas Jepang menemani timnas Kolombia untuk lolos ke babak 16 Besar.

Kasus lolosnya Jepang ini tergolong unik karena Shinji Kagawa dan kawan-kawan memiliki koleksi poin yang sama dengan Senegal. Baik Jepang dan Senegal sama-sama telah mengoleksi empat poin dan memiliki selisih gol yang identik.

Selain itu, jumlah gol memasukkan dan kemasukan Jepang-Senegal serta head-to-head mereka juga memiliki nilai yang sama. Penentuan kelolosan kedua tim pun harus didasarkan pada nilai fair play. Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA memang memiliki delapan poin yang menentukan kelolosan sebuah tim ke fase gugur Piala Dunia 2018.

Delapan poin tersebut mencakup:

1. Jumlah poin terbanyak yang diraih oleh sebuah tim2. Selisih gol di semua pertandingan fase grup3. Jumlah gol yang dicetak4. Jumlah poin dari pertandingan antartim5. Selisih gol dari laga yang dimainkan antartim6. Jumlah gol yang dicetak saat tim-tim yang memiliki poin sama bertanding7. Jumlah nilai fair play berdasarkan perolehan kartu kuning dan kartu merah8. Undian acak dari FIFA

Dalam kasus Jepang-Senegal, mereka memiliki angka yang sama dari poin 1-6 sehingga penentuan lolos harus menggunakan poin ketujuh, yaitu mengenai fair play. Berdasarkan aturan FIFA, sebuah tim kehilangan satu poin untuk satu kartu kuning.

Sementara jika seorang pemain mendapat dua kartu kuning, tim akan mendapat nilai minus tiga. Lalu jika pemain mendapat kartu merah langsung, tim dikurangi lima poin.

Dalam kasus ini, Jepang baru mendapat empat kartu kuning sedangkan Senegal menerima enam buah. Hal ini membuat Senegal harus rela tersingkir karena kalah dalam nilai fair play.