Selama menjabat sebagai manajer Manchester City, Josep Guardiola dikenal sebagai sosok yang cukup sering berbelanja pemain. Menanggapi hal itu, Presiden Bayern Munich, Uli Hoeness, memandang hal itu sebagai hal yang wajar. Hoeness membeberkan, hal itu terjadi lantaran Guardiola tak mendapat halangan untuk mendatangkan pemain baru.

Hoeness mengungkapkan kalau selama ini Presiden Man City, Sheikh Mansour, tidak pernah berkomentar banyak ketika Guardiola menginginkan pemain tertentu. Manajer berpaspor Spanyol itu disebut hanya perlu menunjukkan video pemain yang diincarnya kepada Sheikh Mansour dan uang belanja pun akan segera disiapkan.

Bahkan, Sheikh Mansour disebu tidak ragu untuk memberikan dana sebesar 100 juta euro atau sekira Rp1,6 triliun untuk mendatangkan seorang pemain. Kendati begitu, pada faktanya Guardiola tak pernah mengeluarkan uang 100 juta euro untuk seorang pemain. Selama menangani Man City, pemain termahal yang diboyong Guardiola adalah Riyad Mahrez seharga 61 juta pounds atau sekira Rp1,1 triliun.

Teman saya Pep memberi tahu saya apa yang terjadi ketika dia menginginkan pemain yang harganya lebih dari 100 juta euro. Dia menyatukan beberapa video pemain tersebut dan pergi menemui Sheikh,” beber Hoeness, mengutip dari Sport Bible, Minggu (24/3/2019).

“Begitu dia ada di sana, ada pesta mewah di mana dia menunjukkan video kepadanya dan uang pun ditransfer. Keesokan harinya, Sheikh menaikkan harga minyak sedikit dan memulihkan uangnya,” lanjut Hoeness