Gelandang Arsenal, Granit Xhaka, merasa timnya tidak pantas untuk berbicara soal finis di empat besar Liga Inggris 2018-2019. Sebab, peluang Arsenal untuk menempati posisi tersebut dinilai telah semakin kecil. Xhaka pun pesimis bisa mencapai target itu di akhir musim.

Arsenal kini bertengger di posisi kelima pada klasemen sementara Liga Inggris 2018-2019. Posisi ini ditempati tim asuhan Unai Emery setelah mereka gagal mendapatkan poin di pekan ke-36 Liga Inggris 2018-2019. Bertandang ke markas Leicester City, King Power Stadium, Arsenal takluk dengan skor 0-3.

Kekalahan ini menambah panjang tren negatif Arsenal di Liga Inggris. Sebab, sebelum menghadapi Leicester, tim berjuluk The Gunners itu telah menelan dua kekalahan. Kekalahan pertama didapat saat berhadapan dengan Crystal Palace. Mereka takluk dengan skor 2-3. Selanjutnya, saat bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers, Arsenal juga tak mampu meraih satu pun poin karena takluk 1-3

Xhaka benar-benar kecewa dan geram melihat kondisi tersebut. Ia kecewa karena Arsenal banyak membuang peluang berharga yang akhirnya membuat mereka tercecer dari empat besar. Dengan hanya tersisanya dua laga lagi di Liga Inggris, Xhaka pun pesimis Arsenal bisa mencapai empat besar.

Ini bukan saat yang tepat untuk berpikir tentang empat besar. Kami menghilangkan tiga peluang besar yang dimulai dengan Crystal Palace, kemudian Rabu melawan Wolves, dan berakhir (melawan) Leicester. Jika Anda tidak memenangkan dua pertandingan tandang dan satu di kandang, Anda tidak dapat berbicara tentang empat besar,” ujar Xhaka, sebagaimana dikutip dari Goal, Selasa (30/4/2019).