Para petinggi Juventus yakni Andrea Agnelli (presiden), Pavel Nedved (wakil presiden) dan Fabio Paratici (direktur olahraga) mengadakan pertemuan pada Kamis 9 Mei 2019 dini hari WIB. Maksud digelarnya pertemuan itu adalah untuk membahas masa depan pelatih mereka saat ini, Massimiliano Allegri.

Menurut laporan Calciomercato, setelah berdiskusi selama berjam-jam lamanya, mereka memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan Allegri. Pelatih 51 tahun itu takkan lagi membesut si Nyonya Tua pada musim depan meski masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2020 (keputusan resmi baru akan diumumkan beberapa pekan mendatang).

Kegagalan merajai Liga Champions disinyalir jadi alasan petinggi Juventus menghentikan kerja sama dengan Allegri. Padahal, Allegri sudah disokong manajemen dengan didatangkan pemain sekaliber Cristiano Ronaldo pada musim panas 2018.

Sekarang yang jadi pertanyaan, siapa pelatih Juventus musim depan? Masih menurut Calciomercato, Nedved dan Paratici satu suara sepakat menunjuk Antonio Conte. Mereka mengajukan nama Conte untuk memimpin Ronaldo dan kawan-kawan di kompetisi 2019-2020.

Conte bukanlah nama baru di tubuh Juventus. Conte pernah berstatus sebagai pemain Juventus dalam kurun 1991-2004, dan pelatih di periode 2011-2014. Bahkan, Conte adalah pelatih yang membangunkan Juventus dari tidur panjang.

Setelah gagal menjuarai Liga Italia sejak 2002-2003, Conte menghadirkan trofi tersebut di musim pertama sebagai pelatih Bianconeri pada 2011-2012. Conte pun disinyalir tertarik melakukan reuni dengan Juventus.